Bupati Bursah Zarnubi Buka Musrenbang Lahat 2027: Fokus Percepatan Penurunan Kemiskinan
Lahat, MZK News – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, didampingi Wakil Bupati, Widia Ningsih, S.H., M.H., menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Kantor Camat Lahat untuk menjaring aspirasi tingkat Kecamatan Dapil I, Selasa (3/3/2026).
Forum strategis ini mengusung tema besar mengenai akselerasi penurunan angka kemiskinan di Bumi Seganti Setungguan. Selain itu, pemerintah daerah fokus pada penguatan daya saing melalui ekonomi lokal yang inklusif serta penyediaan layanan dasar berkualitas.
Bupati Bursah Zarnubi menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah krusial dalam proses pembangunan yang dimulai dari tingkat bawah (bottom-up). Momen ini menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyinkronkan perencanaan aset maupun ekonomi.
Menurutnya, agenda ini bukan sekadar rutinitas birokrasi tahunan, melainkan langkah nyata menyelaraskan prioritas pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program di masa depan.
“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menyatukan persepsi, menyelaraskan program, dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Bursah Zarnubi dalam sambutannya.
Ia juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di wilayah Dapil I Kota. Setiap usulan yang masuk harus mencerminkan kebutuhan prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Lahat berharap program yang dirumuskan nantinya mampu menciptakan infrastruktur yang tangguh dan tata kelola inovatif. Hal ini bertujuan agar Lahat memiliki daya saing yang kuat di tingkat regional maupun nasional.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan secara signifikan melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kualitas hidup masyarakat pun ditargetkan meningkat seiring dengan perbaikan layanan dasar yang lebih merata.
Reporter: Heri Susanto
Editor: Martha Syaflina


