Mamiq Iqbal Sidak Pasar Gerung: Pantau Harga Bahan Pokok dan Stok Pangan di Lombok Barat
Lombok Barat, MZK News – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Muhammad Iqbal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (26/02/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Mamiq Iqbal didampingi oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, serta Ketua TP PKK Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini. Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah terhadap kondisi ekonomi warga di tingkat akar rumput.
Mamiq Iqbal tampak berdialog hangat dengan para pedagang pasar untuk mendengarkan langsung keluhan mereka. Melalui pengecekan langsung ini, pemerintah ingin memantau kondisi riil lapangan agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga.
Hasil pantauan menunjukkan bahwa harga daging sapi masih stabil sesuai kisaran acuan yang ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, harga daging ayam terpantau mengalami kenaikan tipis akibat meningkatnya harga ayam hidup di tingkat distributor.
Kenaikan signifikan justru terlihat pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. Harga cabai yang cukup tinggi di Pasar Gerung dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem serta meningkatnya permintaan pasar dalam beberapa hari terakhir.
Berbeda dengan cabai, harga bawang merah dan bawang putih terpantau masih relatif normal. Tidak ada lonjakan harga yang mengkhawatirkan pada kedua komoditas tersebut, sehingga ketersediaannya bagi konsumen masih aman terkendali.
Menanggapi tingginya harga cabai, Mamiq Iqbal menjelaskan bahwa komoditas ini tidak termasuk pangan yang dilindungi secara langsung oleh Bulog seperti beras atau minyak goreng. Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTB tidak tinggal diam dan telah menyiapkan solusi konkret.
Salah satu langkah antisipatif yang diambil adalah dengan mengintervensi rantai distribusi. Pemerintah akan memfasilitasi pengiriman cabai dari daerah produsen yang memiliki harga lebih rendah guna menyeimbangkan stok di pasar lokal.
“Badan Pangan sudah kita siapkan berupa biaya transportasi dari daerah yang harga cabainya lebih murah untuk dibawa ke NTB,” jelas Mamiq Iqbal di sela-sela kegiatannya.
Subsidi biaya transportasi ini diharapkan mampu menekan harga cabai di pasaran dalam waktu dekat. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya rutin Pemprov NTB dalam menjaga stabilitas inflasi daerah serta memastikan ketersediaan pangan tetap terjamin bagi seluruh lapisan masyarakat.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Pemkab Lombok Barat

