DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Kunjungi Lokasi TMMD Ke-127, Said Fadheil: Infrastruktur dan Gotong Royong Meningkat

Meulaboh, MZK News – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127. Kegiatan ini berlangsung di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, pada Rabu (25/2/2026).

Kedatangan rombongan di lokasi TMMD Kodim 0105/Abar tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan meninjau langsung progres pembangunan yang telah dilaksanakan oleh personel TNI bersama warga.

Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Wasev yang telah berkunjung ke Bumi Teuku Umar. Ia menilai kehadiran tim tersebut sangat penting untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan bahwa TMMD memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pembangunan fisik semata. Program ini menjadi simbol kekuatan hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Program TMMD bukan hanya sekadar program fisik, lebih dari itu TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Said Fadheil dengan penuh semangat.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial tumbuh subur melalui program kolaboratif ini. Keberhasilan pembangunan di desa tersebut tidak lepas dari kerja keras dan kebersamaan yang terjalin erat.

Wabup juga menyoroti dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Lueng Jawa, terutama pada sektor infrastruktur. Perbaikan akses jalan dan fasilitas umum lainnya memberikan napas baru bagi perekonomian desa.

“Kami melihat langsung dampak positif TMMD ini, baik pada peningkatan infrastruktur maupun semangat kebersamaan masyarakat. Ini menjadi energi baru bagi desa,” jelasnya menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung setiap langkah percepatan pembangunan. Said berharap masukan dan evaluasi dari tim Wasev dapat menyempurnakan pelaksanaan program ke depan.

Sinergi yang solid antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat diyakini akan meninggalkan manfaat jangka panjang. Pembangunan yang berpihak kepada rakyat menjadi prioritas utama demi kemajuan wilayah pelosok.

“Kami percaya pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga meninggalkan jejak manfaat bagi masyarakat,” pungkas Said Fadheil menutup keterangannya.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Diskominsa Aceh Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *