Kepala BNPB dan Bupati Aceh Tamiang Tinjau Huntara Pulau Tiga, Pastikan Ketersediaan Air Bersih
Aceh Tamiang, MZK News – Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengunjungi Hunian Sementara (Huntara) Perkebunan Pulau Tiga. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026) ini bertujuan meninjau kondisi warga terdampak banjir.
Setibanya di lokasi, Letjen Suharyanto langsung berdialog dengan warga untuk memastikan kebutuhan dasar mereka tercukupi. Ia mendengarkan aspirasi penghuni huntara mengenai kendala yang masih mereka hadapi selama masa pemulihan pascabencana.
Salah satu fokus utama dalam dialog tersebut adalah ketersediaan air bersih bagi para pengungsi. Kepala BNPB segera menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyediaan suplai air melalui jaringan pipa yang terhubung langsung ke fasilitas penampungan.
Langkah ini diambil agar warga tidak kesulitan mengakses air untuk kebutuhan harian di lingkungan Huntara. Selain urusan air, Letjen Suharyanto juga membawa kabar baik mengenai kelanjutan perbaikan rumah permanen bagi para korban.
Ia menegaskan bahwa pihak BNPB akan secepatnya memproses pencairan dana bantuan rehabilitasi rumah untuk masyarakat. Upaya ini dilakukan agar warga bisa segera kembali ke rumah mereka masing-masing dengan kondisi yang lebih layak.
“Proses pencairan dana bantuan rehabilitasi akan diproses secepatnya. Tujuannya, agar warga bisa kembali ke rumah secepatnya,” ujar Suharyanto.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 30 Kepala Keluarga (KK). Bantuan tersebut terdiri dari delapan jenis bahan pokok seperti beras, minyak goreng, susu, mi instan, gula, hingga lauk pauk kemasan.
Warga yang menerima bantuan ini merupakan penghuni yang telah menempati fasilitas Huntara selama satu minggu terakhir. Tidak hanya untuk orang dewasa, Kepala BNPB juga memberikan bingkisan khusus bagi anak-anak di lokasi tersebut.
Fasilitas Huntara yang dibangun oleh BNPB ini sejatinya telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai. Setiap unit dibekali dengan kamar mandi, WC, dapur, sumur air, serta instalasi listrik untuk kenyamanan warga.
Para penghuni Huntara ini merupakan warga Dusun Tempel, Kecamatan Tamiang Hulu, yang kehilangan tempat tinggal. Rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat hantaman banjir besar pada akhir November 2025 silam.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan BNPB diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menangani dampak bencana alam di daerah.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Humas Setda Kab. Aceh Tamiang

