Singkawang Ramadan Fair 2026 Resmi Dibuka, Tjhai Chui Mie Ajak Warga War Takjil
Singkawang, MZK News – Gelaran Singkawang Ramadan Fair 2026 resmi dibuka pada Rabu (18/2/2026).
Pembukaan acara yang dipusatkan di Mess Daerah ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin dan jajaran Forkopimda.
Event tahunan ini menghadirkan 100 stand UMKM yang menyajikan aneka menu takjil untuk berbuka puasa.
Tak hanya sebagai pusat kuliner, panitia juga menyiapkan berbagai lomba dan hiburan menarik untuk menemani waktu ngabuburit masyarakat setempat.
Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa pasar juadah ini merupakan wadah pemersatu tanpa memandang latar belakang suku dan agama.
Menu yang segar dan beragam diyakini mampu menarik minat seluruh lapisan warga, termasuk masyarakat non-muslim.
“Pasar juadah ini tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat muslim, yang non muslim juga saya yakin akan ramai ke sini. Karena menunya adalah makanan dan minuman yang segar, sehingga seluruh warga bisa saling berinteraksi,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Demi meningkatkan daya tarik acara, Tjhai Chui Mie menyarankan adanya inovasi kegiatan seperti “Berburu Takjil” atau War Takjil.
Ia pun menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung berpartisipasi dalam keramaian berburu menu berbuka bersama warga.
“Saya sudah sampaikan ke panitia, kegiatan ini harus terus berinovasi. Bisa kita adakan berburu takjil agar ada suasana baru, dan nanti kita bersama-sama bergabung dalam kegiatan itu,” ungkap Wali Kota penuh semangat.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota Singkawang juga berencana menggelar buka puasa bersama di lokasi tersebut.
Rencana ini akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak yatim untuk mempererat tali persaudaraan selama bulan suci.
“Rencananya kami nanti akan buka bersama warga di sini. Kita akan undang tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga anak yatim agar suasana Ramadan semakin terasa,” tambahnya.
Dari sisi teknis, Ketua Panitia Dido Sanjaya melaporkan bahwa antusiasme pedagang sangat tinggi.
Dari 100 stand yang tersedia, sebanyak 80 stand telah terisi penuh oleh penjual takjil dan pelaku UMKM dengan produk khas masing-masing.
“Masih sisa 20 stand lagi yang belum terisi dan kita masih menunggu konfirmasi dari pemesan,” jelas Dido. Pihaknya juga menyediakan area khusus bagi pengunjung yang ingin mengadakan acara buka puasa bersama di area festival.
Keamanan dan kenyamanan pedagang turut menjadi prioritas utama pada tahun ini.
Panitia telah merancang desain tenda yang lebih kokoh dan stabil untuk mengantisipasi cuaca ekstrem seperti angin kencang yang pernah terjadi sebelumnya.
“Pengamanan tenda sudah kita tingkatkan, insya Allah aman dari terpaan angin. Barang pedagang juga akan kami jaga siang dan malam agar para pelaku UMKM merasa tenang berjualan,” pungkas Dido menutup penjelasannya.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: MC Kota Singkawang/InfoPublik


