DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pasar Murah Daging Meugang Banda Aceh 2026: Stok Melimpah dan Harga Terjangkau

Banda Aceh, MZK News – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) siap menggelar Pasar Murah Daging Meugang. Kegiatan ini dilakukan untuk menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara DP2KP, PDAM Tirta Daroy, Bank Indonesia Perwakilan Aceh, dan para pedagang sapi di Rumah Potong Hewan (RPH). Menariknya, inisiatif ini dijalankan tanpa menggunakan dana APBK Banda Aceh.

Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, menjelaskan bahwa pasar murah tersebut akan berlangsung selama empat hari, mulai 15 hingga 18 Februari 2026. Sebanyak 11 titik lokasi strategis telah disiapkan untuk menjangkau warga di berbagai kecamatan.

“Kegiatan ini akan tersebar di 11 lokasi. Mulai 15 Februari ada di Masjid At-Taqwa Lhong Raya hingga puncaknya pada 18 Februari di Kantor PDAM Tirta Daroy,” ujar Iskandar di kantornya, Kamis (12/2/2026).

Masyarakat dapat membeli daging berkualitas dengan harga Rp140.000 per kilogram. Harga ini jauh di bawah perkiraan harga pasar saat Meugang, dan penjualan akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga stok habis.

Iskandar menegaskan bahwa program harga khusus ini memang diperuntukkan bagi warga Kota Banda Aceh. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga menjelang hari besar keagamaan.

Sementara itu, Kepala UPTD RPH Banda Aceh Heriansyah, menjamin ketersediaan stok sapi sangat mencukupi. Dari kebutuhan sekitar 15-20 ton, pihak RPH telah menyiapkan stok hingga 50 ton daging sapi segar.

“Kami menyiapkan 50 ton daging untuk menyambut Ramadan, jadi masyarakat tidak perlu panik. Silakan datang ke lokasi pasar murah dengan tenang dan tertib,” kata Heriansyah meyakinkan.

Demi kelancaran acara, petugas Satpol-PP dan Dinas Perhubungan akan diterjunkan untuk mengamankan lokasi. Pihak RPH juga mengajak para pedagang lain di Banda Aceh untuk ikut menyesuaikan harga demi kepentingan masyarakat luas.

Heriansyah mengimbau agar para pedagang meugang turut menjual daging di kisaran harga Rp140.000, bahkan lebih rendah jika memungkinkan. Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan angka inflasi di Ibu Kota Provinsi Aceh tersebut.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: MC Kota Banda Aceh/InfoPublik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *