DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Kabar Gembira! Ketua DPRD Sumbar Siapkan Rp1,5 Miliar untuk Pelatihan UMKM Komunitas Ojol

Padang, MZK News – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat secara resmi mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang ditujukan khusus untuk program pelatihan UMKM.

Pengumuman ini disampaikan dalam kegiatan reses bersama komunitas ojek online Tim Rajawali Sutomo (TRS) dan URC DOOS di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD, Sabtu (7/2/2026). Program ini menjadi angin segar bagi para pengemudi ojek online yang ingin memiliki penghasilan tambahan di luar profesi transportasi.

Anggaran yang sudah disiapkan tersebut rencananya akan direalisasikan pada bulan April atau Mei 2026 mendatang. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, melainkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui pendanaan ini, pemerintah berharap para pelaku usaha mikro memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar lokal maupun digital.

Pentingnya perubahan pola pikir menjadi sorotan utama dalam pertemuan yang dihadiri puluhan pengemudi ojek online tersebut. Ketua DPRD menegaskan bahwa keterampilan teknis harus dibarengi dengan mentalitas kewirausahaan yang tangguh. Tanpa perubahan mindset, pelatihan yang diberikan dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan ekonomi keluarga peserta.

“Anggarannya sudah ada, tinggal jadwal dan data pesertanya. Saat pelatihan nanti, yang dirubah bukan hanya skill, tapi juga mindset agar bisa mendapatkan kemampuan terbaik,” ujar Ketua DPRD Sumbar di hadapan peserta reses.

Kalimat tersebut menegaskan komitmen legislatif dalam melakukan transformasi ekonomi kerakyatan melalui jalur pendidikan non-formal dan pemberdayaan komunitas.

Para pengemudi ojol menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah konkret menghadapi ketidakpastian pendapatan di jalanan. Mereka berharap pelatihan yang diberikan dapat disesuaikan dengan minat dan potensi lokal agar mudah diterapkan secara mandiri. Diversifikasi keterampilan dianggap sebagai solusi paling realistis bagi pekerja sektor informal dalam memperkuat ketahanan ekonomi mereka.

Ketua DPRD Sumbar juga meminta komunitas segera mendiskusikan jenis keterampilan apa yang paling mendesak untuk dipelajari. Dengan komunikasi yang intens, pemerintah dapat menyusun kurikulum pelatihan yang tepat sasaran dan berdaya guna.

Kolaborasi antara data komunitas dan anggaran pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM baru yang lebih produktif di Sumatera Barat.

Menutup pembahasan mengenai ekonomi, ia berpesan agar para pengemudi tetap mengutamakan keselamatan saat mencari nafkah. Sukses finansial melalui UMKM harus dimulai dari kedisiplinan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan ojek online saat ini.

“Layani masyarakat dengan baik, karena dengan kepercayaan, insyaallah rezeki akan dimudahkan,” pungkasnya memberikan motivasi kepada para pengemudi.

Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *