DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Warga GUO Kuranji Terkait Pascabencana

Padang, MZK News – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi melaksanakan kegiatan reses perorangan dengan menemui masyarakat GUO, Kelurahan Kuranji, Kota Padang pada Jumat (6/2/2026). Momentum ini dimanfaatkan secara maksimal oleh warga untuk menyampaikan keluh kesah serta aspirasi mereka, terutama mengenai percepatan pemulihan wilayah pasca terjangan bencana hidrometeorologi yang sempat melumpuhkan aktivitas setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Muhidi menegaskan bahwa reses adalah instrumen resmi legislatif untuk memastikan suara masyarakat masuk ke dalam sistem perencanaan pembangunan. Ia menjelaskan bahwa setiap usulan akan dipetakan berdasarkan skala prioritas dan kewenangan anggaran, baik di tingkat kota maupun provinsi.

“Semua aspirasi kami catat dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing agar tepat sasaran,” tegas Muhidi di hadapan warga.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah bantuan infrastruktur tempat ibadah melalui alokasi dana bantuan provinsi sebesar Rp20 juta per unit. Muhidi memandu warga mengenai prosedur administrasi yang harus dipenuhi, mulai dari surat keterangan lurah hingga proposal resmi kepada Gubernur. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah pengurus musala di GUO dalam melengkapi fasilitas ibadah mereka secara legal dan transparan.

“Persyaratannya antara lain surat keterangan dari lurah, surat rekomendasi Kabag Kesra Kota Padang, serta SK pengangkatan pengurus dari KUA. Setelah itu dibuat proposal yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Barat melalui Kepala Biro Kesra,” jelasnya.

Terkait penanganan dampak bencana, Muhidi memastikan bahwa data warga terdampak telah masuk ke dalam sistem R3P sesuai mandat pemerintah pusat. DPRD Sumbar bersama Gubernur dan Forkopimda terus bersinergi agar bantuan logistik maupun perbaikan fisik dapat terealisasi sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Sinergitas antarlembaga ini menjadi kunci utama agar masyarakat tidak berlama-lama terjebak dalam kondisi sulit.

Muhidi juga menyoroti pentingnya pemulihan ekonomi melalui program padat karya guna membantu warga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana. Menurutnya, perbaikan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami mendorong program yang melibatkan masyarakat langsung agar roda ekonomi warga kembali bergerak pasca bencana,” tambah politisi tersebut.

Di sisi lain, tokoh masyarakat GUO, Suryadi, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat yang ditunjukkan oleh Ketua DPRD Sumbar sejak awal terjadinya bencana. Warga merasa diperhatikan karena bantuan dan kehadiran fisik Muhidi di lokasi terdampak dinilai memberikan dorongan moral yang besar. Selain isu bencana, warga juga menitipkan pesan terkait perbaikan irigasi yang jebol serta perlunya regulasi tegas untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

Kegiatan reses ini ditutup dengan komitmen Muhidi untuk mengawal bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), termasuk bagi pelaku usaha kue kering di wilayah Kuranji. Melalui fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD, ia berjanji akan memastikan setiap kebijakan pemerintah provinsi benar-benar berpihak pada kebutuhan mendesak rakyat. Sinergi antara wakil rakyat dan warga ini diharapkan mampu mempercepat transformasi Kuranji menjadi wilayah yang lebih tangguh dan mandiri.

Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *