Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Majelis Taklim Padang Timur Perkuat Spiritual dan Ekonomi Jelang Ramadan
Padang, MZK News – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi melaksanakan kegiatan reses perorangan dengan merangkul jamaah majelis taklim se-Kecamatan Padang Timur, Sabtu (7/2/2026).
Dalam pertemuan penuh kehangatan tersebut, Muhidi mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk mulai menata niat dan mempersiapkan fisik serta mental menyambut bulan suci Ramadan yang segera tiba. Agenda ini menjadi momentum strategis bagi sang legislator untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Muhidi menekankan bahwa kunci utama kesuksesan ibadah di bulan suci adalah kedekatan dengan Al-Qur’an. Ia memandang kitab suci bukan sekadar bacaan, melainkan pondasi kecerdasan spiritual yang mampu membimbing manusia menghadapi tantangan zaman.
“Mari kita siapkan diri bersama Al-Qur’an, baik dengan membaca maupun mendengarkan ceramah-ceramah ustaz. Karena ketika kita dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah kita akan semakin cerdas secara spiritual,” ujar Muhidi di hadapan ratusan jamaah.
Dalam arahannya, politisi senior ini menjelaskan bahwa Ramadan adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan tak terbatas dari Allah SWT. Ia mendorong warga untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan aktivitas ibadah yang maksimal, mulai dari salat tarawih hingga tadarus berkelompok. Menurutnya, janji Allah terkait penghapusan dosa masa lalu hanya bisa diraih oleh mereka yang menjalankan ibadah dengan landasan iman dan keikhlasan yang kokoh.
Menariknya, Muhidi mengibaratkan puasa Ramadan sebagai sebuah program pendidikan dan pelatihan (diklat) intensif selama 30 hari. Puasa dianggap sebagai madrasah untuk mengasah kejujuran, kesabaran, dan sensitivitas sosial terhadap sesama.
“Puasa itu programnya jelas, diklat 30 hari dengan syarat peserta adalah orang beriman. Orang bertakwa dilatih untuk peduli dan tetap mudah berinfak meski dalam kondisi lapar atau sempit,” tuturnya dengan penuh semangat.
Keberhasilan seseorang dalam menjalani “diklat” Ramadan ini akan terlihat dari perubahan karakter positif setelah bulan suci berakhir. Muhidi mengingatkan bahwa anugerah berupa ampunan dan pembukaan pintu surga adalah hadiah bagi mereka yang benar-benar bertakwa. Transformasi diri ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, namun menjadi pola hidup baru yang meningkatkan kualitas moral masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan.
Lebih lanjut, pemilihan majelis taklim sebagai mitra reses kali ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga dari lini terdepan. Muhidi menilai peran ibu sangat strategis dalam membentengi anak-anak dari ancaman kemaksiatan dan pengaruh negatif lingkungan di era digital.
“Ketahanan keluarga sangat penting, dan ibu-ibu punya peran besar di dalamnya sebagai penjaga moral sekaligus pembimbing generasi muda kita,” tegas Ketua DPRD Sumbar tersebut.
Sebagai penutup, ia juga mendorong para ibu rumah tangga untuk melek ekonomi dengan memanfaatkan potensi UMKM dan ekonomi kerakyatan. Penguatan ekonomi di tingkat rumah tangga dianggap sebagai penopang utama ketahanan keluarga yang lebih stabil dan sejahtera.
“Dengan ekonomi keluarga yang kuat, insyaallah ketahanan keluarga juga akan semakin kokoh dalam menghadapi segala dinamika sosial,” pungkas Muhidi mengakhiri diskusi resesnya.
Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina
