Ka. Kankemenhaj Siap Hadirkan Manasik Haji “Rasa Tanah Suci” di Kabupaten Pariaman
Padang Pariaman, MZK News – Audiensi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Pariaman dengan Bupati Padang Pariaman berlanjut di Pendopo Bupati Padang Pariaman, Selasa (06/01/2026).
Menyambung audiensi sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Pariaman Pariaman, H. Adri Ahmad, kali ini mendampingi Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. M. Rifki, audiensi dengan Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis. Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Kesra, Rudi Rahmad, Kabag Kesra, Al Khaufa, beserta unsur Forkopimda.
Kehadiran Jajaran Kementerian Haji disambut hangat oleh Bupati Padang Pariaman beserta jajaran. Selain membahas kesiapan penyelenggaraan haji 1447 H/ 2026 M, audiensi juga diisi dengan silaturrahim dan paparan program kerja Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Pariaman.
Sebuah gagasan visioner disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Pariaman Pariaman, H. Adri Ahmad, kepada Bupati Padang Pariaman.
Dihadapan Plt. Ka. Kanwil Kemenhaj Sumbar, Ka. Kankemenhaj menyampaikan terobosan besar dalam pelayanan ibadah haji dan umrah. Kawasan sekitar Masjid Raya Padang Pariaman di Parit Malintang, yang satu komplek dengan Kantor Pemerintah Daerah, akan dirancang menjadi miniatur lokasi prosesi ibadah haji dan umrah. Konsepnya, menghadirkan suasana layaknya berada langsung di Tanah Suci.
“Kami mengusulkan, di atas lahan yang dinilai masih sangat luas dan strategis itu. Akan dibangun miniatur Ka’bah, lintasan Sa’i Safa–Marwa, Padang Arafah, Muzdalifah, tenda Mina, hingga lokasi melontar Jamrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Seluruh elemen utama ibadah haji dirancang hadir secara utuh,” usul H. Adri Ahmad.
“Tujuannya, agar jamaah calon haji dan umrah tidak hanya belajar secara teori, tetapi merasakan langsung suasana manasik seolah berada di Tanah Arab,” lanjut Ka. Kankemenhaj.
Dalam pemaparannya, H. Adri Ahmad mengatakan, kawasan Masjid Raya yang berdampingan dengan pusat pemerintahan daerah merupakan lokasi ideal. Selain mudah diakses, kawasan ini juga berpotensi menjadi pusat edukasi ibadah haji dan umrah berskala regional.
Menurut Ka. Kankemenhaj, selain berorientasi pada pembinaan ibadah, kawasan miniatur haji ini juga dirancang menopang tiga pilar utama sukses haji. Salah satunya sukses ekosistem ekonomi haji dan umrah.
“Kita ingin jamaah dari seluruh Sumatera Barat bahkan Bengkulu bisa datang berombongan. Minimal satu hari, untuk praktik manasik di sini. Anak-anak sekolah juga bisa belajar sejak dini melalui praktik langsung,” harapan H. Adri Ahmad.
“Selain itu, akan dikembangkan pusat perbelanjaan kebutuhan haji, sehingga perputaran ekonomi dapat dinikmati langsung oleh masyarakat Padang Pariaman,” pungkas Ka. Kankemenhaj.
Menimpali gagasan Ka. Kankemenhaj, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. M. Rifki, mengungkapkan ide visioner ini diharapkan mampu semakin meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah. Khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.
“Langkah ini dinilai akan semakin strategis dengan terealisasinya jalan alternatif Provinsi Sumatera Barat ruas Buayan–Sicincin, yang persis melintas di depan kawasan Kantor Bupati Padang Pariaman. Aksesibilitas kawasan dipastikan kian terbuka,” dukung Dr. H. M. Rifki.
Menyikapi gagasan ini, Bupati Padang Pariaman memberikan sambutan positif. Bupati menilai rencana ini sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan ibadah.
“Ini gagasan yang sangat baik dan menyangkut langsung kepentingan umat. Kita akan diskusikan lebih lanjut secara matang, karena pelayanan haji bukan hanya soal keberangkatan, tetapi juga soal pembinaan sejak awal,” ungkap H. John Kenedy Azis.
“Jika terealisasi, kawasan miniatur haji di Parik Malintang bukan hanya menjadi ikon baru Padang Pariaman. Tetapi juga berpotensi menjadi pusat manasik haji terpadu di Sumatera nantinya. Memadukan edukasi ibadah, pelayanan umat, dan penggerak ekonomi daerah,” pungkas Bupati Padang Pariaman.
Reporter: Edo
Editor: Khoirul Anam