FGD Peningkatan Universal Coverage Jamsostek, Pemkab Toba Dorong Implementasi Program Sertakan
Balige, MZK News – Dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial ketenagakerjaan di wilayahnya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Toba menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yang berlangsung di Gemma Hotel, Balige, Selasa (15/7/2025).
FGD ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi masyarakat pekerja, baik formal maupun informal.
“Kita tentu tidak menginginkan kematian datang lebih cepat. Tapi tidak ada yang tahu kapan itu terjadi. Maka perlindungan melalui program ini akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan agar tidak terbebani secara ekonomi,” ujar Audi Murphy.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toba, Chandra Frans Sitanggang, memaparkan manfaat utama dari program ini, antara lain Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), serta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Data kepesertaan saat ini menunjukkan bahwa:
* Pekerja formal (penerima upah) yang telah terdaftar mencapai 84,54% dari total 28.445 pekerja, masih tersisa 15,46% (4.397 pekerja) yang belum terlindungi.
* Pekerja informal (bukan penerima upah) seperti petani, tukang, sopir, dan lainnya baru mencapai 12,05% dari total 100.016 orang. Masih terdapat 87.964 pekerja (87,95%) yang belum menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, FGD ini mendorong implementasi Program “Sertakan” (Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda), yakni inisiatif yang mengajak masyarakat untuk mendaftarkan pekerja di lingkungan sekitarnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan seperti asisten rumah tangga, tukang bangunan, sopir pribadi, hingga keluarga sendiri.
“Program ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial terhadap kesejahteraan pekerja di sekitar kita. Karena perlindungan tenaga kerja bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kita semua,” jelas Chandra Sitanggang.
Melalui FGD ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen sosialisasi dan mendorong peningkatan kepesertaan, sebagai bagian dari upaya Pemkab Toba dalam memperluas perlindungan sosial dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat pekerja.
Reporter: Dochmerson
Editor: Khoirul Anam


