MIS Tahfizh Rabbani Gelar Tasyakuran dan Pelepasan Santri Kelas VI Angkatan ke-IV
Foto: Ketua Yayasan, Pengawas, Anggota DPRD, Kepala Madrasah foto bersama santri kelas VI angkatan ke-IV (Foto: IST)
Solok, MZK News – MIS Tahfizh Rabbani mengadakan acara tasyakuran dan pelepasan santri kelas VI angkatan ke-IV dengan tema: “Generasi Rabbani Menggapai Ridha Illahi Menuju Puncak Prestasi” di Jalan Lettu Amran Parak Alah Tanah Garam, Kec. Lubuk Sikarah, Sabtu, (21/06/2025).
Pelepasan santri kali ini diawali dengan pawai yang dilepas oleh Kasi Penmad Kota Solok di depan Kantor Dukcapil, kemudian finish di halaman MIS Tahfizh Rabbani dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran dan pelepasan secara resmi.
Acara tersebut dihadiri oleh Kemenag Kota Solok yang diwakili oleh Pengawas Madrasah, Joni, S.Ag., M.Pd., Anggota DPRD Komisi II Kota Solok, Romi Indra Utama, S.T., Ketua Yayasan Bina Insan Rabbani, KH. Dedi Rianto, Lc., M.A., dan Ustadzah Nelma Oktaria, S.Pi., para asatidz MIS Tahfizh Rabbani, Wali Santri Kelas VI, serta seluruh santri MIS Tahfizh Rabbani.
Dalam sambutannya, Kepala MIS Tahfizh Rabbani, Ahmad Robi, S.Sos.I., mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi semua pihak dalam pelaksanaan acara ini.
“Mohon maaf jika ada yang tidak pada tempatnya. Karena gedung kita masih terbatas dan insyaAllah dengan partisipasi kita bersama pembangunan gedung ini akan terus kita lanjutkan,” ujarnya.
Ketua Yayasan Bina Insan Rabbani, K.H. Dedi Rianto, Lc., M.A., dalam sambutannya juga mengungkapkan bangunan MIS Tahfizh Rabbani ini berada di atas tanah waqaf. Pembangunan juga dilaksanakan dengan waqaf dari para donatur, wali santri dan orang-orang baik yang ia kenali.
“Begitu juga dengan Pondok Pesantren Rabbani yang berada di Tanjung Paku, merupakan waqaf dan pembangunannya dibiayai dengan bantuan dari para donatur, baik dari Saudi Arabia maupun yang lainnya,” jelasnya.
Ia mengharapkan partisipasi dari wali santri agar bisa menambah pembangunan di lingkungan MIS Tahfizh Rabbani yaitu Mushalla Rabbani yang bisa digunakan juga oleh masyarakat sekitar madrasah untuk beribadah di sana.
Kepada santri kelas VI yang lulus tahun ini, ia berpesan agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena ini baru awal perjuangan dalam pendidikan.
Alumni Al-Azhar tersebut juga menyampaikan ke depannya santri Pondok Pesantren Rabbani tingkat SLTP akan dibina untuk dapat melanjutkan SMA di SMA Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Pengawas Madrasah yang mewakili Ka. Kankemenag Kota Solok, Joni, S.Ag., M.Pd., mengucapkan selamat dan mengapresiasi kelulusan santri kelas VI MIS Tahfizh Rabbani ini.
“Harapan kita kepada anak-anak yang tamat tahun ini agar terus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena dengan pendidikan kita dapat melihat bahwa dunia ini luas sekali. Dunia itu penuh dengan ilmu, dunia itu penuh dengan perjuangan. Maka orang-orang yang berpendidikan akan mampu menaklukkannya,” ujar Pengawas Madrasah tersebut.
Anggota DPRD dari Komisi Dua Kota Solok, Romi Indra Utama, S.T., juga memberikan apresiasi tinggi kepada MIS Tahfizh Rabbani atas keberhasilan mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan perjuangan sehingga dapat meluluskan santri pada hari ini.
“Sebagai pemerintahan Kota Solok kita nyatakan akan selalu mensupport MIS Tahfizh Rabbani ini dengan sebaik-baiknya. Karena di sini anak-anak kita dididik dan dibina dengan al-Qur’an,” ujar Romi.
Sebagai salah seorang orang tua yang menitipkan anaknya untuk dididik di MIS Tahfizh Rabbani, Romi berpesan kepada para orang tua/wali santri agar membantu membimbing anak menghafal dan belajar di rumah.
“Harap kita batasi penggunaan HP bagi anak di rumah, karena anak-anak saat ini mustahil jika tidak dikenalkan dengan teknologi, sehingga kita sebagai orang tua harus bijak menyikapi kecanggihan teknologi ini. Kita yang menentukan apa yang layak dilihat oleh anak kita di dalam HP tersebut. Downloadkan Youtube Kids saja yang banyak berisi video-video edukasi islami,” pesannya
Romi juga mengingatkan agar para orang tua memberikan target terlebih dahulu kepada anak sebelum meminjamkan HP. Penggunaan HP pun didampingi, bukan dilepas begitu saja dan ia menekankan agar tidak membiarkan anak-anak melihat tiktok, instagram, facebook dan youtube biasa.
Salah seorang wali santri kelas VI MIS Tahfizh Rabbani, Marlianti mewakili para wali santri lainnya, mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga atas pendidikan dan ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak mereka sehingga bisa menamatkan sekolah dasar pada hari ini.
Ia juga meminta maaf yang seluas-luasnya kepada para asatidz atas kesalahan dan kekhilafan anak-anak mereka selama berada di MIS Tahfizh Rabbani.
Kelulusan para santri kelas VI ini telah diumumkan pada tanggal 02 Juni lalu, dan hari ini dilepas secara resmi oleh seluruh pihak madrasah dengan penuh suka cita.
Usai pemasangan medali dan penyerahan ijazah sementara oleh Ketua Yayasan, santri kelas VI mempersembahkan dua lagu perpisahan, kemudian puisi perpisahan yang dilanjutkan dengan penyerahan bunga kepada Ketua Yayasan.
Dalam acara tersebut juga ditampilkan tahfizh estafet oleh santri kelas V dan tes hafalan santri Ponpes Rabbani.
Acara ditutup dengan do’a dan salam-salaman penuh haru oleh para asatidz kepada masing-masing santri, kemudian foto bersama para tamu, majelis guru serta orang tua dan diakhiri dengan makan bersama.
Reporter: Fitria
Editor: Khoirul Anam