DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

Pj. Bupati Lahat Hadiri Launching Kick Off Intervensi Serentak Cegah Stunting 2024

Foto: Pj. Bupati Lahat Muhamad Farid didampingi Sekdakab Lahat Chandra memukul Gong tanda dilaunching Kick off intervensi serentak pencegahan Stunting di Kabupaten Lahat Tahun 2024 (Foto: IST)

Lahat, MZK News – Pemerintah Kabupaten Lahat melaunching Kick Off Intervensi Serentak Cegah Stunting di Kabupaten Lahat Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kelurahan RD PJKA Bandar Agung.

Turut hadir, Sekdakab Lahat Chandra, Kepala Dinas Kesehatan Lahat Taufik M. Putra, Dandim 0405/Lahat, Kepala Puskesmas, Kapolres Lahat, Camat se-Kabupaten Lahat, Lurah, Ketua Forum Kades, anggota TP PKK, Perwakilan Anggota Dharma Wanita, BAZNAS, Asisyiah dan BPS.

Sebagaimana diketahui, kegiatan ini ditargetkan untuk pasangan usia subur dengan resiko stunting dan juga Balita di Kabupaten Lahat.

Selain itu, Stunting sendiri merupakan permasalahan kekurangan gizi utama balita Indonesia saat ini. Stunting disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama dan penyakit infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan berada di bawah standar.

Kejadian stunting pada balita juga erat kaitannya dengan status kesehatan ibu pada saat hamil dan masa sesudah hamil.

Dalam laporannya, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lahat Chandra menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan yaitu mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.

“Kick off intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Lahat Tahun 2024 dilaksanakan pada Kamis 13 Juni 2024, bertempat di Posyandu Segar Sari Kelurahan RD PJKA Bandar Agung Kecamatan Lahat yang dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Lahat,” jelasnya.

Chandra menambahkan, Kabupaten Lahat memiliki 35 Puskesmas, 360 Desa,17 Kelurahan dan 454 Posyandu Balita.

“Pada tanggal 1 – 11 Juni 2024 sudah ada 98 Posyandu di Kabupaten Lahat yang telah melaksanakan kegiatan kick off intervensi serentak cegah stunting serta 356 Posyandu yang akan segera melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan jadwalnya masing-masing,” jelas Chandra.

Sementara, Pj. Bupati Lahat Muhammad Farid menyampaikan, hari ini adalah hari yang baik, dikarenakan Kabupaten Lahat merupakan Kabupaten terendah di Sumatra Selatan terkait pencapaian stunting di angka 7,1%.

“Saya berharap untuk kedepannya harus kita tingkatkan lagi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekretaris Daerah Lahat dan jajaran yang telah bekerja keras sehingga berhasil menurunkan angka stunting di Kabupaten Lahat. Namun itu bukan hanya dilakukan pencegahan sejak dini, tapi harus di awali dengan pemahaman tentang stunting,” ungkapnya.

Ini tentunya, sambung Farid, apapun yang kita lakukan, tanpa di berkati oleh Allah Swt, semua itu akan sia-sia. ujarnya

“Semoga setiap gerak nafas kita diberkati oleh Allah Swt,” tutup Pj. Bupati Lahat.

Reporter: Heri/UjK

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds