DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

BKKBN Jambi dan Pemkot Sungai Penuh Launching Sekolah Lansia Tangguh Tanggo Batu

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Jambi dan Walikota Sungai Penuh foto bersama dengan lansia dan jajaran Pemdes Koto Renah (Foto: IST)

Sungai Penuh, MZK News – Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir didampingi oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi Putut Riyatno melaunching Sekolah Lansia Tangguh Tanggo Batu yang berada di Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh, Selasa (30/04/24) bertempat dikantor Desa Koto Renah.

Turut hadir, Kepala DINAS Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPKB) Kota Sungai Penuh, Kepala DINAS Pendidikan, Kemenang, Kepala dinas Kesehatan, Kepala Desa Koto Renah Eva Haryadi Rio, SKPD terkait dan Stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Koto Renah Eva Haryadi Rio mengatakan, kehadiran Sekolah Lansia sangat ditunggu dan disambut antusias oleh para lansia di Desa Koto Renah. Sekolah lansia ini akan dilaksanakan satu kali dalam seminggu.

“Terima kasih kepada Walikota Sungai Penuh beserta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dan Pihak Dinas DPPKB Kota Sungai Penuh yang sudah mau hadir di acara launching Sekolah Lansia Tangguh ini yang sudah lama kami tunggu dan kami juga sangat terharu bahwasanya lansia di sini bersedia mengeluarkan biaya sendiri tanpa ada bantuan dari pemerintan. Kedepannya kami mohon dikeluarkan perwako agar nantinya kami bisa menganggarkan dana desa untuk sekolah lansia ini,” pintanya.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Putut Riyatno menyampaikan, sekolah lansia ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Ada yang namanya 7 dimensi yang harus dilakukan yang pertama dimensi spiritual, yang kedua dimensi fisik yang menyangkut kesehatan diri, kemudian dimensi emosional.

“Saya terharu sekali dengan semangat lansia yang ada di Koto Renah ini, masih semangat untuk mengikuti kegiatan. Nanti kita akan berikan ilmunya gimana kita menghadapi cucu dan anak kita, kemudian ada dimensi sosial kemasyarakatan, kita ini hidup di masyarakat harus bergaul harus beinteraksi juga, ada dimensi profesional ibu-ibu yang punya keahlian menjahit, membatik, dan dimensi lingkungan ilmu untuk kita berhadapan dengan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Putut juga menyampaikan sekolah lansia ini memang sudah kita kembangkan di semua kabupaten kota, dan nanti ada wisudanya setelah 13 kali pertemuan.

“Saya juga bangga dengan Pak Kades karena beliau beliau ini bersifat mandiri dan kami akan mendorong membantu dan memfasilitasi bagaimana caranya agar sekolah lansia ini tumbuh, kami juga menargetkan, Pak Wako untuk sekolah lansia ini minimal 1 per kabupaten.

Saat diwawancarai, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir menyambut baik kehadiran sekolah lansia ini, dan berharap ke depannya di seluruh desa di Kota Sungai Penuh akan ada sekolah lansia.

“Insyaallah tahun depan akan ada sekolah lansia di seluruh desa yang ada di Sungai Penuh ini. Dan sekolah lansia ini bukan hanya tanggung jawab Pak Putut, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Kami bangga, menggunakan biaya mandiri, ke depannya nanti kita usahakan bagaimana sekolah lansia ini bisa masuk dana desa,” tutupnya.

Reporter: Dewi Wilonna

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *