DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

BAZNAS Kab. Solok Serahkan Bantuan kepada Santri MAN 1 Solok

Foto: Ka. Kankemenag Kabupaten Solok menyerahkan bantuan kepada Santri/Garin Musala Nurul Ikhlas Parak Mujua (Foto: IST)

Kabupaten Solok, MZK News – Lima orang santriwan MAN 1 Solok Plus Keterampilan yang menjadi garin dan imam di Musala Nurul Ikhlas Parak Mujua Jorong Kajai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Solok, Selasa (18/07/23).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Zulkifli bersama Ketua BAZNAS, H. Edwar dan Kabag Kesra Kab. Solok, Mardaus dan didampingi oleh Kepala MAN 1 Solok, Drs. Syukrizal, M.M., di lapangan kampus hijau MAN 1 Solok Plus Keterampilan usai apel pagi.

Dalam sambutannya, Ka. Kankemenag menyampaikan banyak hal tentang keunggulan-keunggulan MAN 1 Solok. Ia berharap bantuan yang diberikan ini bisa meringankan bagi santri yang menjadi garin di mushalla Nurul Ikhlas yang kebakaran beberapa waktu lalu.

“Semoga dengan adanya bantuan ini bisa membantu siswa yang terkena musibah kebakaran tersebut, jangan lihat dari nilai nya, harapan ke depannya semoga BAZNAS Kab. Solok makin hari makin bagus dan semoga makin lancar untuk kedepannya,” ujar H. Zulkifli.

Sementara, Ketua BAZNAS Kab. Solok, H. Edwar mengungkapkan bahwa BAZNAS Kab. Solok harus selalu meningkatkan bantuan.

“Untuk itu, bagi kita yang telah wajib berzakat, berzakatlah, karena berzakat itu wajib dan BAZNAS Kab. Solok telah menyiapkan bantuan yang sesuai dengan aturan BAZNAS,” ucap H. Edwar.

“Kita juga bangga dengan MAN 1 Solok Plus Keterampilan ini yang memiliki banyak keunggulan dan menorehkan berbagai prestasi, baik Kepala Madrasah, Guru-guru maupun siswanya,” lanjutnya.

Kepala MAN 1 Solok PK, Drs. Syukrizal, M.M., mengucapkan terima kasih kepada BASNAS Kab. Solok serta Bupati dan juga Kemenag Kab. Solok yang selalu mensupport dan memberikan perhatian untuk MAN 1 Solok ini.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bermanfaat buat anak-anak kita yang terdampak musibah kebakaran di Mushalla Nurul Ikhlas tersebut,” ungkap Drs. Syukrizal.

Salah seorang dari garin tersebut ialah Silsa Putra Wirko, santri kelas XI F⁶.
“Waktu terjadinya musibah kebakaran itu saya tidak sedang berada di musala, jadi saya tidak mengetahui kronologi pasti kebakaran itu. Waktu itu saya masih di sini,” kata Wirko saat ditemui di sela-sela jam istirahat belajarnya di kampus MAN 1 Solok.

Ia mengungkapkan bahwa dari bantuan BAZNAS tersebut dapat digunakan setengah untuk keperluan musala dan setengah lagi untuk keperluan pribadi. Karena kebakaran tersebut membakar habis semua bangunan yang ada di mushalla termasuk pakaian santri yang menjadi garin di sana, yang tersisa hanya kamar mandi dan WC saja.

“Saat ini saya menumpang di masjid tempat teman di Sawahan Dalam dengan pakaian dan perlengkapan seadanya,” ungkap Wirko.

Reporter: Fitria

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds