DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

Kepala BKKBN RI Hadiri Acara Penguatan dan Singkronisasi Peran TPPS dan TPK Muara Enim

Foto: Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo saat di acara Penguatan dan Singkronisasi Peran Tim TPPS dan TPK Muara Enim (Foto: IST)

Muara Enim, MZK News – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muara Enim melaksanakan acara Penguatan dan Singkronisasi Peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK), guna mempercepat penurunan angka Stunting menuju Kabupaten Muara Enim Bebas Stunting pada 2024. Acara dilaksanakan bertempat di Gedung Evi Medaria Convention Center, Kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Selasa (20/12/2022).

Hadir Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim, Kurniawan, Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki dan Kadin BKKBN Muara Enim H Rinaldo, para Anggota TPK, TPPS, Bidan desa, PKK dan undangan.

Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo yang menghadiri langsung acara ini bersama Wakil Gubernur Sumatra Selatan H. Mawardi Yahya, disambut antusias 1.4041 anggota TPPS dan TPK se-Kabupaten Muara Enim.

Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo melihat semangat 1.401anggota TPPS dan TPK se- Kabupaten Muara Enim yang hadir, dirinya mengapresiasi capaian penurunan stunting di Provinsi Sumsel khususnya diwilayah Kabupaten Muara Enim mencapai 2,19 % dari 3,29 ditahun lalu.

Foto: Sejumlah 1.041 Anggota TPPS dan TPK Muara Enim hadiri acara Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting.

Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya mengatakan, penurunan angka stunting di Kabupaten Muara Enim membuktikan komitmen Pemerintah daerah sesuai petunjuk pada Rencana Aksi Nasional Penurunan Angka Stunting (RAN PASTI).

Pj. Bupati Muara Enim Kurniawan, dikesempatannya mengatakan, upaya percepatan penurunan stunting melibatkan semua pemangku kepentingan, baik dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat berdasarkan prinsip sinergis dan kolabolatif, diantaranya melaksanakan 39 Program dan 11 kegiatan dengan total anggaran Rp 98,4 miliar rupiah yang berasal dari APBN, APBD, CSR, APBD desa dan sumber lainnya terkait penanggulangan percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas BKKBN Muara Enim H Rinaldo mengatakan, tujuan dari kegiatan ini digelar, untuk melakukan penguatan dan singkronasi peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam upaya mensukseskan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Muara Enim,

Selain itu, singkronisasi TPPS dan TPK dapat bekerja dengan baik, meningkatkan kapasitas dalam percepatan penurunan stunting. Agar, Kabupaten Muara Enim dapat bebas stunting 2024.

“Alhmdulillah acara percepatan penurunan Stunting di 2024 Kabupaten Muara Enim Bebas Stunting, yang kita laksanakan hari ini, dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN RI Bapak Hasto Wardoyo dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Bapak H Mawardi Yahya, Pj. Bupati Bapak Kurniawan dan para peserta sekitar 467 orang kader KB, kader PPK sebanyak 467 orang dan 467 orang bidan desa,” pungkas Aldo.

Reporter: Alkomar

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *