DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

Polres Pulau Morotai Dalami Kasus Tudingan Warga Terhadap Anggotanya yang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Foto: Kapolres Pulau Morotai, AKBP Agung Reza Pratidina (Foto: IST)

Morotai, MZK News – Kapolres Pulau Morotai, Maluku Utara, terus mendalami kasus tudingan warga terhadap oknum anggota Polisi berinisial E yang diduga terlibat penyalahgunaan Narkoba.

Sebelumnya, warga Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, menggeruduk Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (22/9) malam.

Kedatangan warga tersebut untuk menuntut BNN membebaskan Salas, warga Yayasan, yang diduga menjadi korban penjebakan kasus narkoba.

Salas sendiri digerebek dua anggota polisi dan satu pegawai BNN Kamis siang saat tengah tidur siang di kamarnya.

Kapolres Pulau Morotai, AKBP Agung Reza Pratidina, didampingi Kasi Humas Bripka Sibli Siruang, ketika dikonfiramasi media ini, mengungkapkan bahwa, terkait kecurigaan warga terhadap salah seorang oknum anggota Polisi, saat ini pihaknya terus dalami.

“Kalau untuk itu, kemarin saat itu juga disampaikan pihak keluarga katanya ada kecurigaan oknum, dan kita lansung amankan yang bersangkutan (Oknum Polisi, red) dan kita lansung cek urin hasilnya negatif kemudian kita juga lakukan pendalaman,” ungkap Reza di ruang kerjanya, Senin (26/9).

Menurut Reza, kalau keterangan dari (Oknum Polisi) yang bersangkutan mengaku tidak pernah berkaitan dengan hal itu.

“Tapi, kita tetap dalami terkait informasi apa pun, siapa pun itu. Narkoba khususnya, kita akan proses hukum sesuai aturan yang berlaku, baik itu masyarakat maupun anggota,” tegas Kapolres.

Reza mengaku, kasus ini sudah kami laporkan ke pihak Propam Polda Maluku Utara juga.

“Dengan informasi seperti itu sudah kita laporkan. Makanya kita segera dalami juga,” akunya.

Ditanya untuk tindak lanjuti dari pihak Propam Polda Malut sendiri, terkait Oknum Polisi tersebut, dirinya mengatakan proses penyelidikan tetap berjalan.

“Kita tetap ada informasi tersebut untuk yang lakukan penyelidikan itu kita sudah diperintahkan dari internal kita dari Propram untuk lidik untuk melakukan penyelidikan. Dan tetntunya sudah dilaporkan juga terkait hal itu ke Propam Polda,” kata Kapolres.

Kapolres bilang, saat itu juga yang bersangkutan dipanggil dan lansung dilakukan pemeriksaan terkait dengan informasi tersebut.

Setelah pemeriksaan berlansung saat itu, hasil urin yang bersangkutan (Oknum Polisi) juga negatif.

“Apa saja alibinya bagimana kemudian termasuk tes urinnya saat ini juga aman,” jelasnya.

“Tapi saat itu kita lansung tindak lanjuti, saya panggil Kasi Propam, Kasi Propam juga amankan saat itu juga yang disebutkan namanya diperiksa malam itu juga, jadi tidak ada kesempatan untuk dia mengelak,” tandas Kapolres.

Reporter: Oje

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds