Kementerian PU Targetkan Rehabilitasi Irigasi 750 Ribu Hektare pada 2026 demi Swasembada Pangan
Jakarta, MZK News – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperluas pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini dilakukan sebagai fondasi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Pada Tahun Anggaran 2025, rehabilitasi irigasi telah menjangkau lahan seluas 589.605 hektare. Memasuki tahun 2026, pemerintah meningkatkan target penanganan hingga menyentuh angka 750.000 hektare lahan pertanian.
Menteri PU Dody Hanggodo, menyatakan bahwa ketersediaan infrastruktur irigasi berdampak langsung pada stabilitas produksi tani. Hal ini menjadi syarat mutlak untuk mewujudkan cita-cita swasembada pangan di masa depan.
“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dody Hanggodo dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Selain fokus pada pengairan, Kementerian PU juga memperkuat jalur distribusi hasil tani melalui perbaikan jalan daerah. Melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2025, pemerintah telah menangani jalan sepanjang 711 kilometer pada tahun lalu.
Untuk tahun 2026, anggaran sebesar Rp15 triliun diusulkan guna meningkatkan kualitas jalan sepanjang 2.191 kilometer. Pembangunan jembatan juga terus dipacu demi memperlancar arus logistik dan menekan biaya distribusi pangan dari desa ke kota.
Tak hanya infrastruktur fisik pertanian, sektor pendidikan pun turut mendapatkan perhatian melalui rehabilitasi madrasah dan sekolah rakyat. Sebanyak 556 unit madrasah telah berhasil direnovasi untuk mendukung kualitas pendidikan di berbagai wilayah.
Di ujung timur Indonesia, pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan juga terus diakselerasi. Proyek ini mencakup pengendalian banjir dan jaringan irigasi yang mendukung target kawasan pangan seluas 10.000 hektare.
Rangkaian pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur bukan sekadar fisik, melainkan urat nadi ekonomi. Melalui konektivitas yang baik, Kementerian PU optimistis pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dapat segera terwujud.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: InfoPublik
