FEATUREDNasionalNewsTOP STORIES

Dewan Komisioner OJK Apresiasi Program Prioritas Presiden Bidang Perekonomian

Jakarta, MZK News – Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi mengapresiasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ekonomi. Menurut Friderica, program tersebut menjadi motor penggerak perekonomian di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

“Terima kasih Bapak Presiden atas program prioritasnya, dimana program-program pemerintah yang bergulir telah menjadi motor penggerak perekonomian,” kata Friderica.

Friderica berpendapat, program prioritas ini telah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang begitu impresif. Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengumumkan capaian pertumbuhan ekonomi yang baru sebesar 5,11 persen di tahun 2025.

BPS merilis bahwa perekomian Indonesia tahun 2025 mencapai Rp23.821,1 triliun. Angka tersebut berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku. Sedangkan, PDB per kapita mencapai Rp83,7 juta atau USD 5.083,4.

Tidak hanya itu, BPS juga mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5.03 persen (c to c).

Untuk sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,93 persen. Sementara, dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,03 persen.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,39 persen (y to y). Untuk sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,98 persen. Lalu, dari sisi pengeluaran, Komponen Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,12 persen.

Begitu pula dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 terhadap triwulan III-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 0,86 persen (q to q). Untuk susu produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,59 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 37,68 persen.

Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi didominasi di Pulau Jawa. Kontribusinya sebesar 56,93 persen dan mencatat pertumbuhan sebesar 5,03 persen (c to c).

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: InfoPublik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *